Kantor Baru

Pertama kali berurusan dengan Badan Lingkungan Hidup terjadi sekitar tahun 2011, dikala itu saya dipercaya mewakili Dinas Cipta Karya untuk masuk didalam tim penanaman 1000 pohon sepanjang jalan tanah grogot – penajam.
Kedua kalinya saya berurusan dengan BLH pada saat ngurusin Amdal Stadion, itu sekitar 2012.
Sumpah deh ga pernah terbersit sedikit pun kalau saya bisa mendarat di kantor ini, kirain saya dengan disiplin ilmu teknik sipil bakal selamanya berurusan dengan alat berat dan kawan-kawannya.
Okeh… Kejutan datang pada hari jum’at tanggal 28 februari 2015, bada ashar bell rumah berbunyi, dan ternyata temen dari BKD datang membawa undangan mutasi, saya sudah mendengar gosip hari itu bakal ada mutasi (karena hari itu kesempatan terakhir Bupati mengadakan mutasi sebelum beliau mengakhiri masa jabatannya).
Sore itu dirumah ada 2 orang anggota taman sedang bekerja membersihkan halaman rumah, saya yakin mereka melihat saya kedatangan tamu.
Jujur saya menangis waktu menerima undangan itu, dikala itu saya sedang senang-senangnya mengerjakan pekerjaan di bidang taman. Saya menangis cukup lama sambil memikirkan ‘apa salah saya sampai saya harus dimutasi?’
Sedih… Sediiih… Banget…
Kesel rasanya karena saya dipindah sana sini dalam rentang waktu yang cukup singkat. Selama saya jadi staf ga pernah dipindah-pindah, di promosi saya dipindah-pindah, saya terpaksa beradaptasi dengan lingkungan baru, rekan-rekan baru dan budaya kerja yang baru.
Acara mutasinya malam,
Sejak sebelum magrib teman-teman sudah mendapat berita bahwa saya dapat undangan mutasi. Bahkan ada yang memberi selamat karena yakin saya kembali ke Cipta Karya.
Ternyata posisi saya yang baru ditempatkan di BLH…
Lemes banget pas dibacain kantor yang baru…
Pulang kerumah, ga semangat buka HP, banyak banget yang kirim SMS & BBM pada bertanya dipindah kemana??
Kalian menambah rasa sediiih aja😭
Handphone saya matiin sejak hari sabtu & minggu…
Ga sanggup saya menjawab SMS & BBM, bahkan saya sibuk merangkai kata-kata untuk “say good bye” saat apel pagi di DKP hari senin.
Saya tidak menemukan kata-kata yang tepat untuk berpamitan dengan anggota taman yang hampir 50 orang, 6 bulan saya memimpin mereka, entah sebaik apa ataukah seburuk apa saya dimata mereka, sepanjang saya bersama mereka saya berusaha memberikan yang terbaik dalam batas kemampuan saya…
Bahkan saya mewanti-wanti ke diri sendiri untuk tidak menangis pada saat say good bye…
Tetap aja saya mewek didepan apel pagi, norak + lebay banget rasanya saya di hari itu…
Ga kebayang kalau pekerjaan bisa membuat saya menangis begitu.

Bukan perkara mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, yang bener-bener diluar ilmu saya, 1 bulan lah saya merasa linglung entah harus memulai dari mana…
Setelah 1 bulan BLH dipindah ke kompleks perkantoran (saya memiliki ikatan batin dengan kompleks perkantoran ini) menghibur sekali ketika BLH jadi satu gedung dengan Cipta Karya, karena saya bisa sering-sering jumpa dengan rekan-rekan lama.
Bulan kedua di BLH saya habiskan untuk mempelajari Bidang Konservasi Lingkungan, perkara pertama yang saya kerjakan tentu saja mengumpulkan Undang-undang dan peraturan-peraturan.
Saya baca UU dan PP itu berkali-kali seperti mengumpulkan potongan-potongan puzzle yang berserakan.
Susah lho ya… Karena lingkup Lingkungan Hidup itu luaaaas, terkait dengan kehutanan, sehingga perlu dipilah antara tugas kehutanan dan tugas BLH, ada juga yang terkait dengan Dinas Kebersihan & Pertamanan.
Belum lagi singkatan-singkatan yang banyak dan benar-benar membingungkan…
Tak jarang saya merasa putus asa dalam belajar tentang lingkungan.
Yang memotivasi saya untuk tetap belajar adalah rasa tanggung jawab saya kepada Allah yang telah mempercayakan jabatan ini, saya yakin saya sanggup karena jabatan ini tak pernah saya minta, Allah yang memilihkan. Ya sudah saya jalani saja.
Motivasi saya yang kedua yaitu saya diberi jabatan dengan tunjangan yang besar, kontribusi saya ga boleh kecil donk, minimal sepadan dengan tunjangannya…
Andai saya punya perusahaan, ga bakalan saya bayar mahal-mahal karyawan yang tidak mendatangkan profit bagi perusahaan.
Itu sih yang ada di otak saya.

Di BLH ini saya berjumpa dengan banyak orang baru, saya mah gengsinya GD, anti banget klo ngobrol ga tau apa-apa, biasanya saya pelajari sedikit biar nyambung klo ngobrol, tapi di BLH ini jujur trik saya sering ga mempan😁 biar udah belajar, tetap aja ketahuan klo saya lebih banyak ga tau nya.
Daripada so’ pintar, ya lebih baik bertanya dengan ahli nya. Jadi saya banyak berdiskusi dengan senior-senior urusan Lingkungan, alhamdulillah setelah berbulan-bulan belajar, berdiskusi dan melihat sendiri di lapangan akhirnya saya lumayan faham tentang urusan Konservasi Lingkungan.
Dan saya temukan banyak sekali yang perlu di benahi.

Ide-ide sudah menari-nari dalam pikiranku untuk segera di torehkan dan mulai dirintis. Bersemangat sekali untuk membenahi urusan konservasi lingkungan..

Sekarang saya bangga sekali bisa menjadi bagian dari Badan Lingkungan Hidup

Alhamdulillah

Photo taken by Jenk Lisa @TamanKehatiPaser

Ketemu pohon yang ‘Gagah’ ini di hutan… Melting sayah bertemu dengannya😆. Menurut info dari rekan-rekan dikehutanan bahwa masih banyak pohon lebih besar daripada pohon ini, tapi lokasinya lebih jauh dan biasa ditempuh pakai motor trail… Kapan-kapan lah pengen ikutan explore hutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *