The Wardrobe

Bismillah

Kira-kira oktober 2015 saya ganti lemari baru, sebenarnya pengen beli di Informa, tapi ribet + berat di ongkir klo cuma beli lemari aja.
Ternyata ketemu lemari keluaran Olimpic Premium, lucu juga modelnya tinggi besar gagah, seperti do’a yang terwujud, pengen punya lemari baru, ada gantungan untuk gamis, gantungan untuk bajunya banyak, pakai pintu geser, trus pakai cermin besar yang bisa dipakai bercermin 1 body
Lemari ini persiiis seperti impian saya…
Dari segi harga, kalau di konversi, 1 smartphone saya bisa dapat 2 lemari yang kereeen ini…
Jadi menurut saya lemari ini murah aja #DibandingLGGPro2 😂

Waktu mindahin isi lemari, ya seperti biasa yang terbersit di pikiran saya “berapa kali bolak-balik mall, pasar + toko online, sampai saya berhasil mengumpulkan barang seisi lemari yang banyaknya setinggi 1/5 candi mendut”
Bahkan saya butuh waktu 2 minggu untuk sortir + mengatur ulang isi lemari saya. 2 minggu kamar seperti gudang, ga pengen lemari baru ini terisi sesak..

Surprise banget klo saya punya banyak baju, tas, jilbab yang masih komplit dengan tag price nya a.k.a barang baru yang masih belum pernah dipakai…
Itu BAAANYAK, ada yang saya beli sendiri, ada juga yang dikasih saudara & teman-teman. Ada lho yang nyampe 3 tahun tapi belum pernah saya pakai…
Saya langsung ingat Oprah Winfrey waktu episode dia menunjukkan isi lemarinya… Hohoho… Mrs.Oprah pasti lebih banyak lagi barang ga karuannya…

Yang saya temukan cukup banyak dilemari lama yaitu kain yang belum di jahit, itu kalau di timbang mungkin sekitar 15-20 Kg. Ada yang saya beli sendiri ada juga yang dikasih orang. #beberapa tahun terakhir saya memang jarang jahit baju, eman eman aja, kalau bisa dapat baju jadi seharga ongkos jahit, kenapa harus menjahit…

Tas juga begitu, dari yang kecil sampai yang ukuran besar.

Stop…
Stop…
Sebelum saya mengalami gangguan jiwa HOARDER
Saya putuskan untuk memisahkan barang yang belum pernah + jarang saya gunakan sambil mengingat barang ini cocoknya untuk siapa #BiarManfaatnyaMaksimal

Akhirnya saya bagikan sana sini, alhamdulillah teman-teman senang saya pun senang, daripada barangnya mendem dilemari ga jadi pahala…

Lemari saya juga jadi lebih “normal” karena udah berkurang isinya, masih pengen dikurangin lagi… Karena ini masih terlalu penuh menurut saya.
Kalau saya ga pakai baju yang full color pastilah lemari saya isinya ga sebanyak ini, saya masih suka’e pakai baju cerah ceria…baju batik aja saya punya ga kurang dari 2 lusin😅 ga kurang….

Someday kali ya bakal hijrah inshaAllah…

Sepatu juga begitu, koleksi saya sebelum di sedekahkan kira-kira ada 3 lusin.
Please don’t judge me 😂

Bahkan toiletry pun saya punya banyak, sampe bingung menghabiskannya..
#SemogaGaKeburuExpired

PhotoGrid_1462115319063
a pieces of my life😂

2015 jajan saya berlebihan banget-banget…
2016 saya sudah mulai bertaubat…
Kalau mau jajan pakai analisa panjang…

“Yakin mau dibeli?”
“Yang kemaren aja belum sempat dipakai”
“Stok masih segudang”
“Trus kalau kamu ga beli beli barang ini, kenapaaa?”

Mencari sejuta alasan untuk membatalkan belanjaan…

Jaga jarak dari guardian dengan promo hitsnya +1000 dapat 2 pc 😅 please get away from me

Saya belajar dari Ari, kalau niatnya jalan-jalan ya jalan-jalan aja, makan-makan, ga boleh belanja-belanja….
Untuk apa juga punya tas + sepatu banyak, kalau yang digunakan yang itu itu aja.

Ari emang juara eeh…
Lama ga ketemu kirain dia bakal muncul seperti ibu muda sosialita yang nenteng tas branded minimal 6 digit dibelakang koma, ternyata prediksi saya salah…. Dia berubah ya sejak jadi ibu rumah tangga…
Jaman kuliah sih Ari suka jajan, sekarang malah jadi efisien banget dia padahal dari segi materi dia bukan wanita kere juga…
Bahkan Ari cuma punya 1 sepatu dan 2 sendal, 1 high heels 1 flat sandal… Udah itu aja…

Nice tips from Ari.

a pieces of our friendship
a pieces of our friendship

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *