Create the opportunities

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Ini kisah tentang saya jaman dahulu kala, saya yang kebanyakan mikir, kebanyakan alasan, kebanyakan ilmu, kebanyakan menunda dan kebanyakan stok kata “nanti” tapi minim keberanian untuk memulai sebuah perubahan.

Jika ditanya seperti apa kehidupan yang ideal…?
Kondisi ideal seharusnya begini begitu
Si ini seharusnya berbuat begini
Si itu seharusnya bisa begitu,
Saya sanggup menjawab dengan cepat,
menjelaskan dengan baik,
tutur kata yang tertata sempurna,
sejuta ide brilian dan masuk diakal untuk diwujudkan.
seakan-akan impian saya sudah jadi nyata di depan mata.

Lanjut ke pertanyaan berikutnya.
Lantas usaha apa yang telah saya lakukan untuk mewujudkan semua yang saya jelaskan tadi?
Dan jawabannya ternyata
“belum berbuat apa-apa,
nanti nunggu keadaannya begini begitu,
nanti nunggu si ini berbuat begini
nanti nunggu si itu berbuat begitu
nanti klo ada dana untuk ini itu
nanti nunggu ini itu
nanti nunggu begini begitu
nanti nanti dan banyak nanti
Sampai akhirnya mati
menanti yang tak pasti kapan terjadi”

 

Sampai akhirnya saya lelah dengan kata “nanti”, lelah membahagiakan diri sendiri yang diberi kemudahan melimpah oleh Allah, lupa bahwa kemudahan ini tak didapatkan oleh kebanyakan hamba Allah yang lain.

saya sampai dititik “harus berbagi” dan belajar tanpa henti karena istiqomah sendirian itu berat luar biasa. Istiqomah yang mudah itu dikala berjamaah.

Mengutif quote

img_1506

Karena kesempatan tak jua datang, saya memutuskan keluar dari zona nyaman untuk mencoba hal-hal baru, yang menurut hati kecilku bakal bermanfaat untuk akhirat, belakangan saya memang berusaha berfikir sepraktis mungkin, klo suka saya kerjakan klo ga suka saya tinggalkan, karena menurut saya, hidup ini terlalu singkat untuk mempertimbangkan suatu hal terlalu lama. Padahal pilihan hanya ada 2 if you like it you can take it, if you dont like it you can leave it. Ga perlu kebanyakan basa basi.

Ternyata membuat “pintu baru” itu tak seberat yang saya bayangkan, hanya modal do’a, cuap-cuap dan wajah tembok yang siap dengan segala macam penolakan, cibiran dan cemoohan. As simple as that…
Langkah perdananya yang berat
Langkah berikutnya sudah tak ingin lagi tuk berhenti

saya bahagia dengan pilihan yang saya jalani 4 bulan terakhir… rasa bahagia yang mengalahkan rasa jatuh cinta. Menjadikan hidup saya lebih berarti, termotivasi, memiliki visi dan misi, serta memaksa hidup lebih kreatif lagi setiap kali bangun pagi… karena hidup saya tak lagi hanya milik saya pribadi, dimana ada banyak orang yang harus saya bahagiakan.

img_1507

Teringat salah satu quote yang dipolulerkan oleh Bapak Anies Baswedan

img_1485

Salam Hangat dari saya yang sedang berusaha turun tangan merubah dunia nyata bukan dunia maya tak hanya lewat kata bermakna tapi dengan action nyata.

💕18 safar 1438💕

#AyoTurunTangan

#PejuangOntaMerah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *