Catatan malam minggu

‎ بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Akhir-akhir ini berat banget mo maksa diri mengaji one day one juz, klo mo nyari alesan mah bisa segudang, ujung-ujungnya seperti biasa menyalahkan setan yang berhasil menggoda.

Sebenarnya mengaji one day one juz bukan perkara baru bagi saya, karena saya pernah bergabung di komunitas one day one juz beberapa tahun yang lalu, awal-awal booming, saya tergabung dalam grup 102 (klo ga salah… *no grup yang muda banget kan), ternyata saya sanggup lho boo ngaji onedayonejuz+terjemahan setelah pakai pemanasan beberapa hari, pertama nyoba 1 juz tanpa terjemahan, saya serasa kehabisan suara maksa ngaji 1 juz sehari. Saya seneng aja dengan ikhtiar saya dijaman itu💕
tapi akhirnya saya memutuskan check out dari grup setelah beberapa bulan bergabung, salah satu alasan saya dikala itu karena ingin belajar tahsin dan kesulitan mengatur waktu *dan ternyata setelah bertahun-tahun check out, tahsin tak kunjung dipelajari dan ngaji malah menurun intensitas dan kuantitasnya #pengenToyorKepalaSendiri.

Ya sudah lah…
Daripada tahsin tak kunjung dipelajari,
Ngaji juga ga nambah-nambah,
Malam ini saya memutuskan untuk kembali bergabung dengan one day one juz.. setelah seminggu terakhir saya bolak balik buka websitenya, kepo-kepoin website nya..
Maju mundur mo register, ntar sok ntar sok…
Malam ini mo register lagi, eh websitenya ga bisa kebuka…
#SetanGitu-gituBangetMaGue 😓

💕19 safar 1438💕

#saturdaynightnote
#PejuangOntaMerah
#JombloBermartabat 😁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *