Buku bukan untukku

Bismillah…

satu tahun terakhir saya baru memperhatikan buku-buku yang saya baca, biasanya saya tidak begitu memperhatikan buku itu ditulis seorang ‘wanita’ ataukah seorang ‘pria’, disaat membaca saya hanya fokus terhadap ‘seberapa bermanfaat isi buku ini’.

tahun lalu saya membaca sebuah buku *saya lupa judulnya. Buku itu bertema “mengasah kemampuan berkomunikasi dengan orang lain”, baru 1/4 buku saya baca, ko’ rasanya buku ini lebih cenderung mengajarkan seni berkomunikasi kepada ‘kaum adam’… atau bisa dikatakan isi buku itu ‘lakiii banget’… ditengah kecurigaan saya sebagai seorang wanita, saya meyakinkan diri menebak bahwa buku itu ditulis oleh seorang “pria” saya haqqul yaqin sebelum memutuskan membaca siapa penulisnya. Dan benar saja kalau buku itu penulisnya seorang pria. #yesyesyes.

read more