Cinta Baru

Bismillah

Di awal april ini, saya memutuskan untuk melengkapi perlengkapan kamera,
Saya menggunakan EOS M3 dengan lensa standar 15-45 mm.
Kali ini saya membeli item yang cukup banyak,
tas kamera
tripod setinggi 1,5 m
mount adapter EF-EOS
Lensa 50 mm 1:1,8 STM
Lens pouch
Lens hood
L holder
Rode micro
Filter lensa
Reflection 5 in 1

Satu-satunya yang belum saya beli adalah Lighting, karena saya masih bingung sebenarnya ini kamera bakal lebih sering saya pakai foto ataukah bikin video.
Kalau hanya untuk foto, saya ga mungkin butuh ring light yang harganya hampir 2 jt kan.

read more

Awali Kesuksesan dengan Sarapan Sehat

Bismillah

Sarapan menjadi hal yang penting dalam mengawali hari di keluarga kami. Pengorbanan dan cinta kasih kedua orang tua saya saat menyiapkan sarapan sebelum kami ke sekolah telah mengantarkan kami 5 bersaudara menjadi anak-anak berprestasi di bidang masing-masing. Ibu saya selalu berdo’a agar anak-anaknya bisa menjadi Insinyur dan dokter, tak hanya berdo’a kedua orang tua saya juga bekerja keras mencari uang agar kami bisa mengkonsumsi makanan yang bergizi, pernah disatu waktu Ibu mengeluhkan harga susu yang semakin mahal, Bapak saya menghibur ibu dengan mengatakan “Ibu, jika anak-anak bodoh, maka biayanya akan lebih mahal dibandingkan harga segelas susu”.

read more

ganbatte kudasai

Bismillah

Saat ujian datang untuk diriku sendiri.
Tak ada lagi dzat yang bisa kumintai pendapat selain kepadaNya…
Takkan pernah ada kelapangan jiwa tanpa seijinNya…

Dulu pun saya seperti kebanyakan rekan-rekan yang datang untuk berbagi kisahnya, suka berbagi kepada orang lain dengan harapan kegundahan hati dapat berkurang.

Sampailah pada sebuah titik balik saat saya menyadari tak ada lagi yang saya butuhkan selain اَللّهُ semata.

Seberat apapun ujian asalkan اَللّهُ tetap membimbingku, saya hanya merasa perlu menambah ilmu agar mencapai
‘titik ridho atas ketetapanNya’
Ketidak ridhoan atas keputusanNya terjadi akibat kurangnya IMAN bahwa اَللّهُ yang maha besar.

read more

Speechless

Hari ini banyak yang bertanya
“Kemarin nani dimana?
Tak terlihat hadir di rumah duka”

Mungkin ada yang mikir
“Ko’ jahat banget nani ga hadir saat tantenya berduka”

Saya mendampingi Nia saat masa kritis hingga اَللّهُ memintanya tuk kembali.
Saya berusaha membantu Nia sebaik saya bisa saat Nia ada, saya berusaha mendampinginya disaat-saat terberat hidupnya.

Demi اَللّهُ saya sedih tak bisa mendampinginya hingga diperistirahatannya yang terakhir
Mengingat saya sangat dekat dengan Nia. Hingga suara saya aja udah cukup membuatnya tertawa bahagia.

read more

Bersabar

Jangan bersedih ketika اَللّهُ menunjukkan kasih sayangnya,

karena “tanda sayang” tak selalu “indah” seperti yang engkau bayangkan

seperti orang tua dikala menjauhkan anak-anaknya dari marabahaya. Simak sabda Rasulullah tercinta ini 👇🏻

Dari Umar bin Al Khaththab RA berkata: Didatangkanlah para tawanan perang kepada Rasulullah SAW. Maka di antara tawanan itu terdapat seorang wanita yang susunya siap mengucur berjalan tergesa-gesa – sehingga ia menemukan seorang anak kecil dalam kelompok tawanan itu – ia segera menggendong, dan menyusuinya. Lalu Nabi Muhammad SAW bersabda: Akankah kalian melihat ibu ini melemparkan anaknya ke dalam api? Kami menjawab: Tidak, dan ia mampu untuk tidak melemparkannya. Lalu Nabi bersabda: Sesungguhnya Allah lebih sayang kepada hamba-Nya, melebihi sayangnya ibu ini kepada anaknya” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

read more