Anak soleh soleha yang pelupa

*catatan lawas yang ditemukan diaplikasi colornote

Bismillah…

orang tua kita selalu berdoa agar anak-anak mereka jadi anak yang soleh & solehah serta berbakti pada orang tua.

kita…. iya… kiiitaa…
anak-anak yang dimaksud dalam do’a-do’a itu,
Anak-anak yang klo minta sesuatu ga pernah mikir “dari mana & bagaimana” cara orang tua mendapatkan rejeki untuk memenuhi kebutuhan kita, dari kebutuhan primer hingga kebutuhan tersier agar kita bisa eksis didunia nyata & didunia maya.
yang kita mau tau hanya “keinginan kita Harus & Segera terpenuhi”

read more

Masih percakapan hari Rabu

Bismillah

Ini masih percakapan saya dengan pak wawan. Part 1 nya bisa dibaca 👉disini.
Percakapan kami sebenarnya banyak, agar ga gagal fokus maka kisahnya saya pisahkan, part 1 tentang pak wawan dan istrinya. Dibagian ini saya ceritakan kisah diluar itu.

Saat pak wawan bercerita tentang kisahnya bersama istri, cerita beliau juga diselingi cerita tentang anaknya, yang membekas di hati saya yaitu ketika pak wawan berbicara dengan calon menantunya yang kedua.

Pak wawan bercerita saat itu saya meminta dia (sang calon mantu) untuk menyetir, kami jalan berdua, diperjalanan saya bertanya “apa kamu serius dengan anak saya?” sang calon mantu pun menjawab “iya”.

read more

Ketika kenyataan tak sesuai rencana

Bismillah

Hari ini,
hari yang selalu saya nanti setiap tahun, tidak saya lewatkan berpuasa kecuali berhalangan.
Dikarenakan fadilahnya sangat besar,
Saya mempersiapkan diri untuk berpuasa dihari ini, pastilah saya mengejar pengampunan dosa dariNya,

img-20160910-wa0002
Tapi, Allah menetapkan skenario lain yang tak pernah terlintas sedikitpun dipikiran saya, kemarin menjelang magrib saya merasakan sakit perut banget-banget, saya muntah sebelum sholat magrib dan saat mengerjakan sholat isya, saya berusaha mengingat-ingat saya salah makan atau akibat dosa. Itu 2 jam yang menyiksa sekali, bahkan perut saya masih kram hingga siang ini.
Saya mau memaksakan tetap berpuasa hari ini, tapi saya yakin mudharatnya lebih banyak. Jadilah saya tidak melanjutkan puasa arafah hari ini.
Semoga Allah mencatatkan pahala puasa untuk niat saya hari ini.

read more

Ini kisah nyata tentang cinta

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Ini bakal menjadi tulisan yang cukup panjaaang…

Hari Rabu kemarin saya pergi ke proyek sendirian, liat-liat kemajuan proyek.
Ternyata dilapangan tukang sedang mengerjakan pembesian untuk meja laboratorium, karena ada yang tidak sesuai dengan ekspektasi saya, jadi saya menelpon konsultan pengawas Pak Wawan (bukan nama sebenarnya).
Beliau meminta saya menunggu dan beliau segera menemui saya dilapangan.

Setelah pak wawan datang, kami berdiskusi tentang meja laboratorium hingga kami mencapai kata sepakat.
Lalu pembahasan berlanjut ke masalah anggaran yang belum pasti, berlanjut berlanjut hingga pak wawan bercerita tentang anak bungsunya yang sedang berkuliah di jawa, dan beliau cerita tentang anaknya yang sudah mulai menyusun skripsi.

read more

Dialog jleb jleb

Bismillah…

Ini sebenarnya percakapan yang terjadi dulu banget….
Udah lupa pastinya tahun berapa, yang pasti sebelum Bapak jatuh sakit.
Saya memberanikan diri untuk membuka percakapan ini atas saran Ippho Santosa untuk menanyakan impian-impian kedua orang tua atas kehidupan anaknya dimasa yang akan datang…
Agar do’a kita bisa sinkron dengan do’a kedua orang tua.

Saat itu saya nongkrong-nongkrong sore berdua bapak, saya pun membuka percakapan.

Nani : Bapak, laki-laki seperti apa yang bapak harapkan menjadi suami saya?

read more

Baygon

Bismillah

Lama ga buka blog…
eeeh udah habis aja bulan Mei…

Jum’at kemarin waktu mau ngasih bapak minum…
Saya datang bawain bapak 1 gelas teh tarik.
Bapak nanya : “nak pakai baygon kah itu?” sambil menunjukkan jarinya ke arah botol baygon
Saya : “haaaah…. Kenapa bapak mikir kalau saya mau ngasih bapak minum baygon???” #bengong plus ketawa juga…
Bapak : “siapa tau kamu salah ambil nak….”
😂😂😂😂

read more

Merindukan mereka

Bismillah…

Ditulis di kamar tercinta 💕
Sambil menanti adzan magrib.

Rasanya waktu berlalu cepat sekali, teringat tahun 2002-2009 dimana saya masih bolak balik Grogot – Jogja untuk menjemput ilmu, demi hari esok yang lebih baik.
Dari segi materi alhamdulillah dipenuhi oleh kedua orang tua saya #SmogaMenjadiPahalaMerekaSepanjangHidupSaya

Kalau saya mungkin hanya mengorbankan perasaan karena harus berpisah dengan keluarga besar saya dalam jangka waktu yang cukup lama.

Setiap kali meninggalkan Grogot untuk kembali ke Jogja, saya selalu menangis meninggalkan keluargaku, terutama kedua orang tua, keponakanku Mitha, ade-ade sepupuku Rara, Uti dan Ale…
Sedih banget membayangkan mereka tumbuh tanpa bisa kudampingi…

read more

14 Februari 2016

Sebenarnya ga pengen nulis yang sedih-sedih…
Tapi dalam 1 bulan terakhir ada 2 orang yang dekat dalam kehidupanku pergi untuk mengingatkanku akan kematian.

Hari ini tepat 14 februari 2016
Salah seorang sahabat Bapak kembali kepangkuan Illahi…
Om Rustam
Kabar mengejutkan ini kuterima tepat di subuh hari, bangun tidur langsung buka hp..
Dapat sms dari yati…

Screenshot_2016-02-14-23-52-30-1

Rasa ga percaya, telp mba Ocy ga diangkat, telp hj.adaw beliau belum dapat info, trus hj.adaw telp keluarganya yang tetanggaan dengan Om Rustam & ternyata beritanya benar..

read more

Belajar Bersyukur dari costumer

Saya membuka handphone yang saya silent sepanjang tidur siang.
Ada beberapa sms, whatsapp dan BBM yang masuk mengantri meminta di balas.
Yang istimewa ada satu sms yang menanyakan tentang tiket untuk Rute Balikpapan – Semarang tanggal 2 Februari 2016.
Orang ini mendapat nomor hp saya atas rekomendasi temen sekantor di BLH yang desember kemarin membeli tiket liburan keluarganya di travel pribadi saya.
Mengingat ini costumer yang datang atas promosi dari temen jadilah saya tak boleh melayani setengah hati, karena temen ini merekomendasikan travel saya tanpa saya minta, alhamdulillah dapat promosi gratisan.
Setelah beberapa kali sms an akhirnya kami sepakat bahwa tiket di booking untuk 2 orang dewasa dan 1 orang anak-anak.
Sepanjang sms an saya lupa menanyakan yang sms mba / mas, ya sudahlah ntar juga orangnya mau ke rumah mengantarkan uang dan menjemput tiketnya.
Sebenarnya travel yang saya jalankan lebih ke personal shopper, rekan-rekan hanya memesan dan terima beres, dimana komunikasi hanya via sms, telp, bbm dan whatsapp, dana tinggal transfer dan tiket hanya saya email. jaaaaarang banget yang beli tiketnya offline alias ditungguin didepan mata saya.
Bada isya tamunya datang mau bayar tiket, seorang ibu yang terlihat muda bersama seorang lelaki (yang saya kira suaminya)dan seorang anak kecil. Ternyata lelaki itu kakak iparnya #WesGaPentingInfoIni
Saya pun memproses tiketnya diteras rumah sambil bercerita-cerita dengan tamu saya ini…

read more